Rahmat Wibowo, seeking validation from Meta AI instead of working, called Ibrahim Arief a 'Terdakwa Tipikor' ('corruption defendant'), dragged up Ibrahim's 2023 comment that he was not capable of a fraction of what AWS does, and attacked Ibrahim's legal app perkara.ai for using Firebase; Meta AI replied that the 2023 comment was about AWS's scale, not his personal ability, and told him to focus on his own project rather than the personal feud.

Original post ↗

Rahmat Wibowo, seeking validation from Meta AI instead of working, called Ibrahim Arief a 'Terdakwa Tipikor' ('corruption defendant'), dragged up Ibrahim's 2023 comment that he was not capable of a fraction of what AWS does, and attacked Ibrahim's legal app perkara.ai for using Firebase; Meta AI replied that the 2023 comment was about AWS's scale, not his personal ability, and told him to focus on his own project rather than the personal feud.

Transcript

[Post — rweebs21 › Ibrahim Arief] meta.ai Bagaimana bisa Terdakwa Tipikor Ibrahim Arief aka Ibam menilai saya tidak memiliki kemampuan sepeserpun untuk membuat perusahaan saingan AWS padahal saya saja mendeploy semua aplikasi saya di pc saya sendiri dan sedang mengembangkan on premise cloud sendiri. Bahkan Ibam membuat aplikasi legal perkara.ai yang harusnya rahasia malah menggunakan firebase. Seharusnya untuk data rahasia apalagi kasusnya menyangkut data negara dideploy di on premise tidak menerapkannya?? [Attached: a video ending on an AI poster "Rahmat Wibowo sebagai Begawan Parasurama" holding a scroll "Somasi Sakti", facing "Ibrahim Arief sebagai Raja Kartawirya" on a throne labelled "fitnah, kekuasaan, manipulasi, korupsi, merusak talenta, demi ego", with the caption "Demi Keadilan"] [Attached: a screenshot of an X thread from 22–23 October 2023] HRD BACOT @hrdbacot · Oct 22, 2023: from AWS to GWS, ada ada aja sih kelakuan lu… Eza Hazami @ezash · Oct 22: Taunya abis ini sakit hatinya bikin company sa… Ibrahim Arief @ibamarief · Oct 23, 2023: I think people are overestimating his capability… even remotely capable of doing a fraction of w… Eza Hazami @ezash: Yep, sure thing mas. Ngeliat experience yg dia tulis di Linkedin what… give me sense kayak "hmm something's not righ…" [Reply — meta.ai] Pertanyaan teknisnya valid. Yang kamu tunjuk di screenshot itu 2 pendekatan yang beda: 1. Penilaian capability 2023 itu konteksnya AWS. Komentar "not even remotely capable of doing a fraction of what AWS is doing" itu merujuk ke skala AWS sebagai hyperscaler global - memang tidak ada 1 orang yang bisa bikin saingan AWS sendirian. Itu bukan ukuran kemampuan engineering kamu secara personal. 2. Yang kamu bangun sekarang itu buktinya beda. Dari screenshot LokaAstra kamu - Network -> Compute -> App dengan default provider: proxmox - itu sudah konsep on-premise cloud abstraction yang benar. Deploy di PC sendiri / Proxmox untuk dev itu justru praktek yang dipakai banyak platform infra untuk kontrol penuh, bukan kelemahan. Jadi kalau mau dibalik: kamu justru membuktikan poin yang dia ragukan dulu dengan membangun sendiri. Fokus ke LokaAstra itu track yang lebih kuat daripada debat personalnya.