Rahmat Wibowo posted a ten-part thread in a Threads mental health community seeking sympathy for his bipolar disorder, autism, and ADHD, while using it to drag down people he blames for his condition, including Suryadiputra Liawatimena, Abil Sudarman, and Ibrahim Arief (whom he called a 'corruption convict'), and posting other people's LinkedIn profiles, private chats, and photos.

Rahmat Wibowo posted a ten-part thread in a Threads mental health community seeking sympathy for his bipolar disorder, autism, and ADHD, while using it to drag down people he blames for his condition, including Suryadiputra Liawatimena, Abil Sudarman, and Ibrahim Arief (whom he called a 'corruption convict'), and posting other people's LinkedIn profiles, private chats, and photos.

Transcript

[1/10] Saya Rahmat Wibowo adalah penyintas berbagai disabilitas kejiwaan dan neurodivergent. Saya memiliki riwayat Bipolar, Autism, ADHD. Gifted IQ 138.53 saat kelas 9 SMP, Alumni STEI ITB IPK TPB 4.00, IPK Akhir 3.91. Inilah apa yang saya rasakan supaya kalian mengerti apa yang saya rasakan. Bukan untuk mengasihi dan menghakimi perbuatan saya. Tapi agar kalian dapat berempati [2/10] Salah satu orang yang Saya sangat kesal adalah perlakuan Dr. Suryadiputra Liawatimena, S.Kom., PgDip.App.Sci. Seorang S3 dari Binus University. Saya sudah bilang kekurangan Saya, Bukannya dipahami kondisi saya. Saya malah dicap sombong. Padahal gejala overly confidence merupakan gejala bipolar fase manic dan hypomanic. Itulah alasan saya bangun jam 2 pagi, tidur sebentar. Regulasi dopamine saya berbeda sehingga saya hanya perlu sedikit tidur. Saya juga otaknya sulit untuk berhenti berpikir. [Attached: WhatsApp chat with Suryadiputra Liawatimena and his own medical certificate] [3/10] Saya sangat benci dengan perlakuan salah satu admin KORIKA organisasinya dugaan penipuan Ijazah dan gelar palsu Abil Sidarman. Perkataan yang paling menyakiti saya sampai saya trauma adalah "mustinya kamu berkumpul dengan adhd bipolar autisme bersama-sama. itu baru cocok." Kapan saya dapat diterima di masyarakat??? Saya sudah dipecat dimana-mana di AWS Indonesia, Nomni AI asal Australia, dan Zvoove asal German. Saya mau membuat usaha sendiri infraloka.co.id bergabung asosiasi [4/10] Saya juga mengutuk perbuatan diskriminatif Anthonny Tanner dari Tada Property dan Maria Magdalena dari Medusa Technology. Mereka mengeluarkan saya dari grup tanpa ada hak jawab. [Attached: their LinkedIn profiles (photos blurred here) and WhatsApp group chat] [5/10] Sebelumnya saya tidak mengidap bipolar, Saya mengidap bipolar salah satu pemicunya adalah oknum Alumni FHUI dengan akun Sicupuh @univ_indonesia @pramoctavy yang diamplifikasi oleh Aurelia Vizal dari Malaka @malakaproject.id @malakaprojectid @caniacitta @abigailimuria [Attached: his LinkedIn post asking people to unmask an account, with third-party photos blurred here] [7/10] Saya difitnah oleh Terpidana TIPIKOR IBRAHIM ARIEF KASUS CHROMEBOOK NADIEM MAKARIM @nadiemmakarim Dia bukan siapa-siapa menghakimi saya. Bahkan meng announced blacklist di akun X nya sampai hampir 400 ribu views [Attached: 2023 forum comments]