Rahmat Wibowo defamed several individuals, branding them as fakes, narcissists, and scammers while contrasting himself as a sincere youth aspiring to be a reformer, attacking their academic records, achievements, and personal connections.
| ID | ev-20260622-013 |
|---|---|
| Source | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Targets | Rahmat Fabhian Aminuddin Maria Khelli Luca Cada Lora Zakaria Nuriman Wanda I Gede Arya Raditya Prameswara |

Transcript
Saya bukan Rahmat Fabhian Aminuddin sang
ipk dukomsel, bisa masuk amazon karena
karisma palsu. Aslinya hanya orang bodoh
yang gk paham, ngumba semua data di x
termasuk foro kartu pelajar dan aib dia
perungkat 30, bahkan sangean sama content
creator asal taiwan bersama Diaz Zaid
‘Abdurrahman.
Saya bukan Maria Khelli dan | gede arya
raditya prameswara yang NPD semua
diumbar semua logo dimention buat
legistimasi semua aib temennya diumar di
publik bahkan ngescam orang MIT si Maria
Khelli,
Saya bukan Luca Cada Lora yang sea
monsters harusnya hidup di bawah laut
jangan ke darat broluc. Yang bangga IPK nya
2.75, mau ngelaporin Orang butuh likes,
retweet kerja kok berdsarlam minta publik
namanya juga NPD. Kerjasama sama
Ponakannya Mahfud MD Zakaria Nuriman
Wanda, Sang Nepo Baby masuk berita kok
karena ponakannya mahfud bahkan dia
bukan anak atau cucunya.
Saya hanyalah Rahmat Wibowo sang pemuda
dari Nusantara yang ingin menjadi Mujaddid.
Saya jadikan itu tujuan bukan ngaku ngaku.
Saya tidak ingin diikuti orang, saya hanya
ingin yang kerjasama sama saya adalah
orang yang ikhlas bukan orang yang busuk.
Ya Allah tampakkanlah yang benar itu benar
sehingga kita mengikutinya, jadikan yang
salah itu salah jadi kita menjauhinya.
Semoga Allah merahmati kita semua,
membukakan mata kita baik mata fisik
maupun mata hati kita, Semoga Allah jaga
anak dan keturunan kita dan pasangan kita
jadikan mereka Qurrota ayun. Yang enak
dipandang, memandangnya bukan
meningkatkan nafsu, memandangkan
mengingat allah, dengan memandangnya
meningkatkan iman kita. Dan Allah jadikan
kita pemimpin dari orang-orang yang
bertakwa.