Rahmat Wibowo claimed KORIKA expelled him for exposing fraud by Abil Sudarman and Luca Cada Lora, branding them fraudsters and corrupt, citing alleged legal violations and threatening lawsuits, with sweeping accusations that double as defamation.

Original post ↗

Rahmat Wibowo claimed KORIKA expelled him for exposing fraud by Abil Sudarman and Luca Cada Lora, branding them fraudsters and corrupt, citing alleged legal violations and threatening lawsuits, with sweeping accusations that double as defamation.

Transcript

Assalamualaikum semuanya, Saya Rahmat Wibowo dari InfraLoka. Saya mohon maaf kalau buat keributan di organisasi ini mungkin saya tidak pantas berada disini bersama rekan-rekan semua. Saya bersyukur telah di keluarkan beberapa grup, jadi bisa punya legal standing buat ngelaporin abil dan korika karena kemaren gk ada legal standing karena mau copyright infringement gk bisa karena korika gk ada haki mau bilang penipuan gk bisa karena dia diterima ya sesuai aturan organisasi makanya koruptor boleh caleg lagi. Semoga korika bisa direformasi untuk menghilangkan orang orang generasi tua yang takut disaingi anak muda. Saya hanya ingin korika terbebas dari penipu kelas kakap seperti abil sudarman dan luca cada lora. Niat saya baik, saya rela kehilangan segala hak politik saya di korika demi membela yang benar. Kalau memang korika tidak ingin ai maju dan melindungi penjahat dan penipu demi kepentingan politik biarlah dunia tahu akan kebusukan organisasi ini di belakang layar. Saya berterimakasih telah diberi kesempatan. Mohon dibukakan pintu maaf. Namun, proses hukum tetap berlaku. Akhir kata saya akan menggunakan doa saya 55 hay abd fj dou jj tis Gall wi gah Vata lal leg 5 tell uv Allohumma arinal haqgo haqgon warzugnat tibaa'ahu, wa arinal bathila bathilan warzuqnaj tinaabahu. Wa laa taj'alhu multabisan ‘alayna fanadiilla, waj'al a lilmuttaqiina imaama. Artinya: "Ya Allah tunjukkanlah kepada kami yang benar itu benar dan bantulah kami untuk mengikutinya, dan tunjukkanlah kepada kami yang batil itu batil dan bantulah kami untuk menjauhinya. Janganlah Engkau menjadikannya samar di hadapan kami sehingga kami tersesat. Dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa." Saya hanya manusia biasa hamba dari Tuhan YME. Saya bukan siapa-siapa. Kalian semua bukan siapa-siapa. Saya mungkin diberi kelebihan, saya anggap itu sebuah misi. Rahmat Wibowo 1d GB | was kicked out of Indonesia's elite Al community — for exposing fraud. On June 14, 2026, | was simultaneously removed from four KORIKA groups without any notice, explanation, or due process — while | was a paying member. The groups | was removed from: ‘Oskar Riandi T. Indra Kesuma Suryadiputra Liawatimena Why? Because | had exposed fraudulent activity by Abil Sudarman — a KORIKA- affiliated figure. Instead of investigating the fraud, three senior executives chose to silence the whistleblower. This is what KORIKA membership actually means: KORIKA markets itself as Indonesia's premier Al research community — promising members access to government stakeholders, venture capital networks, and national Al policy circles (Hankam, Kesehatan, digital governance). | paid for that access. I contributed to that community. And when | used that community to hold a fraudster accountable — | was erased from it in a single afternoon by three coordinated administrators. What the law says: ‘A legal risk analysis under Indonesian law (KUHP UU 1/2023 + KUH Perdata) identifies 8 violated articles: <L Criminal (Pidana): Pasal 433 — Defamation by conduct (implied misconduct through expulsion) Pasal 434 — Fitnah/Slander (defendants cannot justify the expulsion) Pasal 441 — Digital aggravation (+1/3 penalty via WhatsApp) Pasal 20 + 21— Joint commission + aiding Abil Sudarman's fraud & Civil (Perdata): Pasal 1338 — Breach of paid membership contract Pasal 1365 — Unlawful act causing economic + reputational damage Pasal 1372 — Right to compensation + public name restoration Judgment probability: 80% Moderate~ High severity outcome. Most likely: suspended sentence or civil damages of Rp 500M-5B. Why this matters beyond my case: KORIKA has direct channels to national defense (Hankam), healthcare policy, and Al investment ecosystems that connect to institutions like @Danantara Indonesia. If KORIKA's internal governance allows senior executives to: Expel paying members without cause Coordinate cover-ups of internal fraud Silence whistleblowers who expose misconduct then every VC, government stakeholder, and policymaker who trusts KORIKA's credentialing system is operating on a compromised foundation. This is not a private dispute. This is a governance failure in Indonesia's most strategically important technology community. Hammam Riza #KORIKA #indonesiaAl #Al #Artificialintelligence #WhistleblowerProtection #CorporateGovernance #TechEthics #IndonesiaTech #LegalAccountability #Defamation #ObstructionOfJustice #AlPolicy #AlGovernance #IndonesianTech #Startupindonesia #VentureCapital #Danantara #DPRRI #Hankam #Digitalindonesia #AlEcosystem #FraudExposure sAl #KecerdasanBuatan #IndonesiaStartup #TechCommunity #Accountability #Transparency #Justice #Whistleblower